Shopee Pay Dan Shopee Food Diketahui Berusaha Memberhentikan Karyawannya

Shopee dikabarkan akan melakukan PHK massal terhadap beberapa karyawannya di beberapa pasar Asia Tenggara, termasuk Thailand dan Vietnam.

Menurut detikINET Marketing Interactive, pada Selasa (14/6/2022) karyawan yang terkena dampak dilaporkan bekerja di departemen Shopee Pay dan Shopee Food. Namun, tidak diketahui berapa banyak karyawan yang akan diberhentikan.

Shopee sendiri merupakan anak perusahaan dari Sea Group yang berbasis di Singapura. Para karyawan dilaporkan dipecat untuk merampingkan bisnis e-commerce mereka. Karyawan yang terkena pemecatan akan menerima email pemberitahuan.

Shopee adalah salah satu situs e-commerce paling populer di Asia Tenggara. Ini memiliki lebih dari 20.000 karyawan. Namun, tampaknya mereka baru-baru ini berhenti berekspansi ke pasar baru.

Di India, Shopee memutuskan untuk menutup operasi pada bulan Maret. Ini terjadi setelah Free Fire dilarang oleh pemerintah India karena game tersebut dikembangkan oleh Garena dan masih berafiliasi dengan Sea Group sebagai bapak Shopee.

Belum lama ini, Shopee juga menarik diri dari pasar Prancis pada 6 Maret lalu. Menanggapi Bloomberg, Shopee mengatakan akan terbuka dan terlatih untuk mengeksplorasi kemungkinan pasar baru.

Ini mengevaluasi masuknya ke pasar Eropa seperti Spanyol dan Polandia. Sejauh ini, Asia Tenggara bisa dibilang merupakan aktivitas perdagangan terbesar.

Belakangan ini, seiring dengan semakin ketatnya persaingan di sektor e-commerce, banyak perusahaan rintisan yang umumnya mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan efisiensi, seperti merumahkan karyawan. detikcom terus berupaya menghubungi Shopee untuk mengonfirmasi hal tersebut.

[Gambas: YouTube]

Leave a Reply

Your email address will not be published.